Sabtu, 5 September 2026

Bundesliga Cetak Rekor Penonton Baru, Borussia Dortmund Pimpin Daftar Kehadiran Tertinggi

Kompetisi Bundesliga dan 2. Bundesliga sukses mencatatkan rekor penonton tertinggi sepanjang sejarah pada musim 2025/2026. Sebanyak 36 klub profesional di dua divisi teratas Jerman mendistribusikan total 21.404.258 tiket dengan rata-rata 34.974 penonton per pertandingan.

Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFL) merilis laporan penonton yang menunjukkan rekor distribusi tiket tertinggi di ajang Bundesliga dan 2. Bundesliga sepanjang musim 2025/2026. Sebanyak 36 klub profesional di dua divisi teratas mencatatkan total 21.404.258 tiket terjual dan terdistribusi.

Khusus untuk kasta tertinggi Bundesliga saja, jumlah tiket yang didistribusikan mencapai 12.718.097 lembar dengan rata-rata naik dari 38.082 menjadi 41.562 penonton per laga. Kembalinya klub tradisional seperti Hamburger SV dan FC Koln turut mendongkrak angka kehadiran penonton di stadion.

"Klub-klub menunjukkan daya tarik yang luar biasa musim ini dengan tingkat okupansi stadion yang sangat tinggi," ujar perwakilan operator liga dalam laporan resminya.

Borussia Dortmund kembali mendominasi daftar kehadiran penonton kandang dengan rata-rata hampir 80.000 suporter per pertandingan. Diikuti oleh Bayern Munich di posisi kedua yang konsisten memenuhi markas mereka dengan rata-rata sekitar 75.000 penonton.

Rekor fantastis ini tetap tercapai meskipun ada kenaikan harga rata-rata tiket Bundesliga dari 28,78 euro menjadi 30,77 euro per pertandingan. Sebaliknya, kompetisi kasta kedua justru mengalami sedikit penurunan jumlah penonton rata-rata dibandingkan musim sebelumnya.

Redaksi Rafael Ribeiro Football
Redaksi Rafael Ribeiro Football
Tim redaksi Rafael Ribeiro Football yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari liga-liga top dunia.
Redaksi Rafael Ribeiro Football adalah tim jurnalis sepak bola profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari liga-liga top dunia. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan pembaca dalam setiap pemberitaan.