Sabtu, 5 September 2026

Oliver Baumann Ungkap Isi Telepon Julian Nagelsmann Usai Gagal Jadi Kiper Utama, Ini Katanya

Kiper veteran TSG Hoffenheim Oliver Baumann membeberkan detail percakapannya lewat telepon dengan pelatih timnas Jerman Julian Nagelsmann. Pembicaraan itu membahas polemik pencopotan status kiper utamanya jelang turnamen Piala Dunia 2026.

Kiper senior TSG Hoffenheim Oliver Baumann akhirnya membuka suara mengenai percakapan pribadinya dengan mantan pelatih timnas Jerman Julian Nagelsmann. Keduanya sempat berbicara via telepon terkait keputusan kontroversial pencopotan status kiper utama jelang gelaran Piala Dunia.

Dalam sesi latihan pramusim di Seefeld, Austria, penjaga gawang berusia 36 tahun itu menceritakan bahwa perbincangan tersebut berlangsung selama hampir satu jam penuh. Ia menegaskan bahwa seluruh uneg-uneg penting telah disampaikan secara langsung kepada sang juru taktik.

"Nagelsmann merasa menyesal dengan bagaimana situasi ini berakhir pada akhirnya," ujar Baumann kepada awak media, Selasa (4/8). Ia menambahkan bahwa pembicaraan itu berjalan secara netral dan kini menganggap permasalahan tersebut telah selesai.

Kontroversi bermula ketika Nagelsmann memutuskan mendepak Baumann dari posisi starter dan memilih Manuel Neuer yang kembali dari masa pensiunnya. Sayangnya, langkah tersebut gagal membawa Der Panzer melangkah jauh setelah tersingkir di babak 32 besar oleh Paraguay.

Meski sempat merasa terpukul dan harus menelan pil pahit kehilangan posisi impiannya, Baumann tetap berusaha profesional dan memberikan energi positif dari bangku cadangan demi mendukung skuad.

Redaksi Rafael Ribeiro Football
Redaksi Rafael Ribeiro Football
Tim redaksi Rafael Ribeiro Football yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari liga-liga top dunia.
Redaksi Rafael Ribeiro Football adalah tim jurnalis sepak bola profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari liga-liga top dunia. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan pembaca dalam setiap pemberitaan.