Sabtu, 5 September 2026

UEFA Ancam Gianni Infantino Lewat Jalur Hukum, Larang Keras Pemusnahan Dokumen

Konflik antara UEFA dan Presiden FIFA Gianni Infantino semakin memanas menyusul rencana pembentukan perusahaan swasta untuk mengelola komersial turnamen. UEFA melayangkan ancaman langkah hukum serta menuntut agar seluruh dokumen terkait dijaga ketat tanpa ada yang dimusnahkan.

Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) kian gencar melancarkan tekanan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino. Ketegangan ini dipicu oleh rencana kontroversial pembentukan perusahaan swasta bernama FIFA Forward Enterprise guna mengambil alih pengelolaan komersial dan ajang Piala Dunia.

Berdasarkan laporan media Inggris The Telegraph, pihak UEFA secara resmi telah mengirimkan surat peringatan keras yang berisi ancaman proses hukum terhadap pimpinan tertinggi sepak bola dunia tersebut. Dalam dokumen itu, UEFA mendesak agar seluruh berkas dan data elektronik terkait proyek ini segera diamankan.

"Anda dan pihak FIFA wajib mengambil langkah cepat untuk mengamankan seluruh dokumen serta informasi digital terkait tanpa terkecuali," demikian bunyi petikan surat resmi yang dilayangkan oleh pihak UEFA kepada petinggi badan sepak bola global itu.

Lebih lanjut, pihak otoritas sepak bola Eropa tersebut menekankan bahwa segala bentuk tindakan menghilangkan, merusak, atau menyembunyikan arsip penting setelah diterimanya surat peringatan ini dapat dikategorikan sebagai tindakan penghilangan alat bukti sah di mata hukum.

Masa jabatan Gianni Infantino di kursi kepemimpinan FIFA dijadwalkan akan berakhir pada bulan Maret 2027 mendatang.

Redaksi Rafael Ribeiro Football
Redaksi Rafael Ribeiro Football
Tim redaksi Rafael Ribeiro Football yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari liga-liga top dunia.
Redaksi Rafael Ribeiro Football adalah tim jurnalis sepak bola profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari liga-liga top dunia. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan pembaca dalam setiap pemberitaan.