Minggu, 13 September 2026

Conor Benn Buka Suara Soal Gaji Fantastis, Tegaskan Warisan Keluarga Lebih Utama

Petinju asal Inggris Conor Benn memberikan tanggapan unik terkait kekhawatiran publik soal penurunan motivasi setelah meraup pendapatan hingga 30 juta dolar AS dalam setahun terakhir. Jelang duel perebutan gelar juara dunia kelas welter WBC melawan Ryan Garcia di Las Vegas, Benn menegaskan bahwa ambisi besar dan warisan keluarga jauh lebih penting daripada sekadar gelimang harta.

Petinju profesional asal Inggris, Conor Benn, merespons pertanyaan ikonik mengenai sindrom "piyama sutra" menyusul kesuksesan finansial yang ia raih sepanjang tahun 2026. Istilah yang merujuk pada hilangnya motivasi bertanding akibat kekayaan instan tersebut dibantah tegas oleh petinju berusia 29 tahun itu jelang pertarungannya melawan Ryan Garcia.

Benn diketahui telah mengantongi total pendapatan sebesar 30 juta dolar AS dari dua laga fantastis di bawah naungan promotor Zuffa Boxing milik Dana White. Meski demikian, latar belakang keluarganya membuat gaya hidup mewah bukanlah hal baru yang mampu merusak fokus kariernya di atas ring tinju.

"Saya lahir di atas seprai sutra dengan kaviar untuk makan siang saat sekolah," ujar Benn dalam wawancara eksklusif bersama media olahraga internasional.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pencapaian finansial bukanlah satu-satunya alasan dirinya tetap bertahan di dunia adu jotos yang keras. Baginya, batasan kepuasan pribadi akan tercapai ketika ia berhasil membuktikan potensi maksimal dan mengamankan status sebagai legenda tinju dunia.

Pertandingan akbar antara Conor Benn dan Ryan Garcia dijadwalkan berlangsung di T-Mobile Arena, Las Vegas, dengan taruhan sabuk juara dunia WBC kelas welter.

Redaksi Rafael Ribeiro Football
Redaksi Rafael Ribeiro Football
Tim redaksi Rafael Ribeiro Football yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari liga-liga top dunia.
Redaksi Rafael Ribeiro Football adalah tim jurnalis sepak bola profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari liga-liga top dunia. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan pembaca dalam setiap pemberitaan.