Minggu, 13 September 2026

Jose Mourinho Pilih Madrid Jadi Tuan Rumah Final Piala Dunia 2030, Singgung Stadion Bersejarah

Jose Mourinho secara terbuka menjagokan Madrid sebagai lokasi penyelenggaraan pertandingan puncak Piala Dunia 2030. Meski berasal dari Portugal, pelatih berpengalaman ini menilai stadion ikonik di ibu kota Spanyol tersebut paling pantas menggelar partai final ajang akbar tersebut.

Isu mengenai lokasi laga pamungkas Piala Dunia 2030 yang akan digelar bersama oleh Spanyol, Portugal, dan Maroko terus memicu perdebatan hangat. Jose Mourinho turut memberikan suaranya di tengah memanasnya persaingan antarnegara tuan rumah.

Dalam sesi jumpa pers hari Jumat, pelatih Real Madrid itu membedakan antara preferensi pribadi dan kelayakan objektif stadion. Ia mengakui hasrat personalnya sebagai warga Portugal, namun tetap menjatuhkan pilihan pada stadion bersejarah di Madrid.

"Maafkan saya, tentu secara pribadi saya ingin laga itu di Lisbon. Tetapi jawaban saya, bukan sebagai pelatih Real Madrid, adalah pertandingan harus dilangsungkan di stadion yang penuh sejarah dan tempat para pemain terbaik dunia tampil, yaitu di sini, di Madrid," ungkap Mourinho.

Pernyataan tersebut merespons klaim kontroversial dari Presiden Federasi Sepak Bola Maroko, Fouzi Lekjaa, yang sempat menyatakan bahwa negaranya bakal menjadi tuan rumah laga final. Maroko sendiri saat ini tengah merancang pembangunan stadion raksasa baru di Casablanca dengan kapasitas mencapai 115.000 penonton.

Hingga saat ini, stadion Santiago Bernabeu di Madrid telah rampung direnovasi dengan biaya mencapai satu miliar dolar, menjadikannya salah satu arena sepak bola paling modern di kancah global menjelang perhelatan turnamen tahun 2030.

Redaksi Rafael Ribeiro Football
Redaksi Rafael Ribeiro Football
Tim redaksi Rafael Ribeiro Football yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari liga-liga top dunia.
Redaksi Rafael Ribeiro Football adalah tim jurnalis sepak bola profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari liga-liga top dunia. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan pembaca dalam setiap pemberitaan.