Senin, 14 September 2026

Premier League Buka Suara Alasan Kartu Merah Phil Foden, Sebut Ada Gerakan Tambahan Saat Lawan Man Utd

Premier League Match Centre akhirnya merilis penjelasan resmi perihal kartu merah yang diterima gelandang Manchester City, Phil Foden, saat menghadapi Manchester United di Old Trafford. Foden diusir keluar lapangan pada menit ke-23 oleh wasit Michael Oliver akibat melakukan tindakan kekerasan terhadap kapten MU, Bruno Fernandes.

Pusat Pertandingan Premier League menerbitkan keterangan resmi untuk meredakan perdebatan mengenai insiden kartu merah yang menimpa Phil Foden di Stadion Old Trafford. Gelandang Manchester City tersebut harus mandi lebih cepat pada menit ke-23 setelah terlibat friksi fisik dengan kapten Manchester United, Bruno Fernandes.

Insiden bermula ketika Foden terjatuh di atas bola usai berduel dengan Fernandes yang berusaha menjauhkan si kulit bulat. Frustrasi dengan situasi tersebut, Foden terlihat melayangkan kakinya ke arah perut Fernandes saat terbaring di atas lapangan hijau.

"Keputusan wasit memberikan kartu merah kepada Foden karena tindakan kekerasan telah dicek dan dikonfirmasi oleh VAR," tulis pernyataan resmi pihak Premier League Match Centre.

Wasit utama Michael Oliver menilai insiden itu sebagai hantaman telak ke tubuh Bruno. Pernyataan tersebut didukung oleh petugas VAR, Matt Donohue, yang menyebut tindakan pemain bernomor punggung 47 itu memperlihatkan adanya gerakan tambahan yang disengaja.

Keputusan pengadil lapangan menuai pro dan kontra dari para pengamat sepak bola Inggris. Mantan kapten Manchester United, Roy Keane, secara terbuka menyatakan ketidaksetujuannya dan menilai bahwa Fernandes justru menjadi pihak yang memicu kontak fisik tersebut.

Redaksi Rafael Ribeiro Football
Redaksi Rafael Ribeiro Football
Tim redaksi Rafael Ribeiro Football yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari liga-liga top dunia.
Redaksi Rafael Ribeiro Football adalah tim jurnalis sepak bola profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari liga-liga top dunia. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan pembaca dalam setiap pemberitaan.