Senin, 14 September 2026

Kylian Mbappe Buka Suara Soal Julukan Diktator, Sebut Lelucon Sudah Lewati Batas

Kylian Mbappe akhirnya memberikan respons terkait julukan 'Mobutu' yang kerap dialamatkan kepadanya di media sosial maupun stadion. Pemain depan Real Madrid itu menilai perbandingan dengan figur diktator masa lalu sudah melewati batas kewajaran.

Penyerang andalan Real Madrid dan tim nasional Prancis, Kylian Mbappe, buka suara mengenai julukan "Mobutu" yang viral di media sosial. Julukan yang merujuk pada mantan penguasa diktator Kongo tersebut bahkan sempat diteriakkan oleh suporter lawan di dalam stadion untuk mengganggunya.

Dalam wawancara eksklusif dengan media Prancis L'Equipe, Mbappe mengaku merasa terganggu karena perbandingan tersebut menyangkut sejarah kelam tokoh yang menyengsarakan jutaan orang. Ia menilai sebagian pihak tidak menyadari dampak negatif dari lelucon yang dilontarkan.

"Sebagian orang mungkin menganggapnya hanya candaan ringan, tetapi ada sisi lain yang sama sekali tidak lucu karena menyangkut penderitaan banyak orang di masa lalu," ujar Mbappe dalam wawancara tersebut.

Mbappe turut menanggapi rekannya di timnas Prancis, Ousmane Dembele, yang sempat terekam kamera memanggilnya dengan julukan serupa di ruang ganti. Menurutnya, Dembele hanya mengambil istilah tersebut dari media sosial demi mencairkan suasana tanpa niat buruk.

Wawancara lengkap terkait fenomena meme dan pandangan pribadi sang pemain rencananya akan diterbitkan secara utuh dalam majalah edisi akhir pekan terbitan Prancis.

Redaksi Rafael Ribeiro Football
Redaksi Rafael Ribeiro Football
Tim redaksi Rafael Ribeiro Football yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari liga-liga top dunia.
Redaksi Rafael Ribeiro Football adalah tim jurnalis sepak bola profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari liga-liga top dunia. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan pembaca dalam setiap pemberitaan.