Minggu, 13 September 2026

Barcelona Mundur, Harga Klausul Pelepasan Georges Mikautadze Terlalu Tinggi

Rencana Barcelona untuk mendatangkan penyerang Villarreal, Georges Mikautadze, dipastikan kandas akibat tingginya nilai klausul pelepasan sang pemain. Klub asal Catalunya tersebut menilai angka 78 juta euro terlalu memberatkan keuangan klub setelah kepergian Robert Lewandowski.

Klub raksasa Liga Spanyol, Barcelona, terpaksa mengurungkan niat mereka untuk memboyong penyerang andalan Villarreal, Georges Mikautadze, pada bursa transfer musim ini. Upaya pencarian penyerang baru guna mengisi lini depan Blaugrana terhalang oleh banderol harga yang dipatok klub pemilik.

Berdasarkan laporan jurnalis Ekrem Konur, nilai klausul pelepasan pemain asal Georgia itu melonjak drastis dari 60 juta euro menjadi 78 juta euro sejak pertengahan Agustus lalu. Kebijakan otomatis dalam kontrak tersebut membuat Villarreal berada di posisi kuat untuk mempertahankan sang penyerang.

"Kami harus memperhitungkan setiap langkah finansial secara cermat di tengah situasi pasar yang kompetitif saat ini," ujar seorang sumber internal klub memberikan pandangannya terkait kebijakan transfer tim.

Pengamat sepak bola Spanyol menilai keputusan manajemen Barcelona sudah tepat demi menjaga kestabilan neraca keuangan klub. Apalagi, Mikautadze baru saja menorehkan 15 gol dan 6 assist pada musim debutnya bersama Villarreal usai dibeli dari Olympique Lyon.

Sebagai alternatif pengganti, manajemen Barcelona kini dikabarkan mengalihkan fokus kepada rekan setim Mikautadze, Ayoze Perez, yang memiliki klausul pelepasan jauh lebih terjangkau yakni di angka 30 juta euro.

Redaksi Rafael Ribeiro Football
Redaksi Rafael Ribeiro Football
Tim redaksi Rafael Ribeiro Football yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari liga-liga top dunia.
Redaksi Rafael Ribeiro Football adalah tim jurnalis sepak bola profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari liga-liga top dunia. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan pembaca dalam setiap pemberitaan.