Minggu, 13 September 2026

Bruno Fernandes Tolak Tawaran Kontrak Baru, Manchester United Mulai Cemas

Masa depan Bruno Fernandes di Manchester United mulai diselimuti ketidakpastian setelah gelandang asal Portugal itu menolak proposal kontrak baru dari klub. Kondisi ini langsung memicu ketertarikan dari klub-klub elite Eropa dan Timur Tengah yang siap menampungnya.

Kabar mengejutkan datang dari Old Trafford terkait masa depan sang kapten, Bruno Fernandes, yang dikabarkan enggan menandatangani proposal perpanjangan kontrak anyar dari Manchester United. Manajemen Setan Merah sebelumnya dikabarkan hanya menawarkan kenaikan gaji sekitar 500 ribu euro per tahun, angka yang dinilai masih jauh dari ekspektasi sang pemain.

Berdasarkan laporan jurnalis Sacha Tavolieri, penolakan ini membuat posisi klub asal Inggris tersebut berada dalam situasi yang dilematis. Jika kesepakatan baru tidak tercapai dalam waktu dekat, gelandang berusia 31 tahun itu berpotensi meninggalkan klub secara cuma-cuma pada musim panas mendatang.

"Kami terus memantau situasi ini dengan seksama dan siap memberikan penawaran terbaik jika sang pemain memutuskan hengkang dari Inggris," ujar salah satu sumber dekat klub peminat.

Di tengah situasi yang memanas, raksasa Liga Turki Galatasaray dikabarkan menjadi salah satu tim terdepan yang berniat mengamankan jasa sang playmaker. Klub berjuluk Cimbom Bom itu bahkan dikabarkan menyiapkan mahar fantastis serta kontrak jangka panjang dengan gaji yang menggiurkan.

Hingga kini, manajemen Manchester United masih berupaya keras melobi perwakilan sang pemain agar bersedia bertahan di tengah gempuran tawaran dari klub-klub luar negeri yang memanfaatkan celah kontrak sang bintang.

Redaksi Rafael Ribeiro Football
Redaksi Rafael Ribeiro Football
Tim redaksi Rafael Ribeiro Football yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari liga-liga top dunia.
Redaksi Rafael Ribeiro Football adalah tim jurnalis sepak bola profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari liga-liga top dunia. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan pembaca dalam setiap pemberitaan.