Minggu, 13 September 2026

Rene Wagner Sesalkan Penurunan Performa Köln, Sebut Keberanian Timnya Hilang di Babak Kedua

Pelatih FC Köln Rene Wagner mengungkapkan kekecewaannya usai timnya gagal mempertahankan keunggulan atas Werder Bremen dalam lanjutan Bundesliga. Ia menilai para pemain kehilangan keberanian dalam penguasaan bola setelah turun minum.

Pelatih FC Köln Rene Wagner menyoroti penurunan performa anak asuhnya pada paruh kedua pertandingan melawan Werder Bremen di ajang Bundesliga, Sabtu (12/9). Unggul lebih dulu lewat gol Linton Maina, skuad berjuluk The Billy Goats justru gagal mempertahankan dominasi setelah Niclas Füllkrug menyamakan kedudukan bagi tim tamu.

Bremen tampil jauh lebih agresif di paruh kedua dan memaksa lini belakang Köln bekerja keras mengamankan area pertahanan. Situasi tersebut membuat permainan tuan rumah tidak berkembang dan kehilangan kendali di lini tengah.

"Kita harus berbicara tentang mengapa, pada fase-fase tersebut, kita kekurangan sedikit keberanian, baik dalam melakukan pressing tinggi maupun saat menguasai bola," ujar Wagner kepada Sky Sports usai pertandingan.

Wagner menambahkan bahwa timnya terlalu sering melepaskan umpan panjang yang justru memudahkan lawan merebut kembali bola. Meskipun demikian, juru taktik asal Jerman itu tetap memberikan apresiasi kepada penampilan solid yang ditunjukkan oleh kubu lawan selama dua puluh menit babak kedua.

Hingga pekan ketiga kompetisi domestik musim ini, Köln telah mengumpulkan total empat poin dari tiga pertandingan dan menjaga catatan belum terkalahkan saat bermain di kandang sendiri.

Redaksi Rafael Ribeiro Football
Redaksi Rafael Ribeiro Football
Tim redaksi Rafael Ribeiro Football yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari liga-liga top dunia.
Redaksi Rafael Ribeiro Football adalah tim jurnalis sepak bola profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari liga-liga top dunia. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan pembaca dalam setiap pemberitaan.